Senin, 22 Agustus 2022

Resume Ke-1"Jemari mulai menari"

Malam ini, Senin 22 Agustus 2022, kamarku lebih dingin dari biasanya.

Selepas sholat isya biasanya langsung lanjut menonton channel pilihan di Youtube. Ditemani dengan rengekan para bocil yang hampir setengah hari tidak bertemu. 

Tapi berbeda dengan malam ini, saya sudah menyiapkan secangkir semangat untuk mengikuti sebuah kegiatan virtual yang membangkitkan semangat yang dulu pernah ada, menulis.

Kegiatan Belajar Menulis yang didukung oleh PGRI kali ini adalah gelombang ke 27. Tidak bisa membayangkan, apabila sekali gelombang 200 saja, berarti kegiatan ini sudah pernah diikuti oleh 5400 an orang. Dari sekian banyak peserta yang telah belajar, pastinya sudah banyak pula yang sudah jadi penulis handal.

Diawali oleh pembukaan moderator pada pukul 19.00 yang menyapa kami para peserta melalu WAG (WhatsApp Group) kemudian mengajak berdoa bersam. Dilanjutkan dengan memperkenalkan Narasumber malam ini yaitu Bapak Wijaya Kusumah atau yang lebih dikenal dengan sapaan Om Jay. Seorang guru SMP yang sudah lebih dari 14 tahun menulis di Kompasiana. 14 tahun yang lalu saya masih kuliah dan belum bisa nulis, masih sibuk mikirin tugas kuliah. Sedangkan beliau sudah mulai menulis di sebuah blog milik Kompas. Waktu itu saya masih menganggap bahwa blog bukanlah media yang ampuh untuk menulis.

Informasi yang pertama disampaikan oleh moderator adalah syarat utama mengikuti kelas menulis ini, yaitu “harus mempunyai blog pribadi”. Syarat berikutnya adalah mempunyai akun blog di Kompasiana. Salah satu keuntungan mempunyai blog di Kompasiana adalah apabila tulisan kita bagus nilainya, maka akan mendapatkan saldo Gopay ratusan ribu hingga satu setengah juta an.

Perlahan tapi pasti narasumber mulai menceritakan tentang bagaimana awalnya beliau menulis. Kemudian memberikan tips bagaimana agar karyanya banyak dibaca oleh orang lain. Menit demi menit saya ikuti paparan dari narasumber. Satu jam berselang tidak terasa sudah banyak sekali informasi berharga yang disampaikan oleh Narasumber. Sebagai peserta saya masih betah dan mampu bertahap mebaca kalimat demi kalimat yang otomatis bergulir pada layer HP. Tidak terasa hampir satu jam saya betah membaca, padahal biasanya kalau membaca buku, 15 menit saja sudah lelah. Sungguh trik yang baik bahwa kegiatan menggunakan WAG.

Satu jam kedua pun dimulai.moderator mulai mempersilahkan peserta untuk mengirimkan pertanyaan melalui nomor WA nya. idak ingin ketinggalan saya  pun ikut melontarkan pertanyaan. Yang menjadi pertanyaan saya adalah darimana dasarnya Kompasiana menentukan nominal K-Reward yang diberikan kepada Kompasianer. Pertanyaan pun dijawab narasumber dengan memuaskan. Terhitung 17 panjang pertanyaan disampaikan oleh peserta dan semuanya dijawab dengan baik oleh narasumber.

Kegiatan ditutup oleh Om Jay dengan pesan:

"Menulis sekarang ini bisa dimana saja. Bisa di blog pribadi, di blog keroyokan seperti Kompasiana atau di Facebook. Menulis di kompasiana.com adalah pilihan tepat untuk kita belajar membaca dan menulis, sebab disana banyak penulis hebat Indonesia. Ingatlah selalu mantra ajaib Om Jay, Menulislah setiap hari dan buktikan apa yang terjadi"

Ahh...malam yang penuh kesan. Satu hal yang pasti, malam ini membuat jemari ini menari.

9 komentar: